Susahnya jadi anak populer
Judul buku : Menggaet Pangeran : Pulling Princes
Pengarang : Tyne O’Connell
Jenis : Fiksi (TeenLit)
Penerjemah : Monica Dwi Chresnayani
Penerbit : PT.Gramedia Pustaka Umum
Terbit : Cetakan Pertama, November 2004
Cetakan Kedua, Februari 2005
Cetakan Ketiga, Oktober 2005
Tebal : 248 halaman
Ukuran : 13,5 cm × 20 cm
Menulis novel yang khusus ditujukan untuk remaja merupakan salahsatu kiat penulis untuk menarik minat pembaca.Pasalnya, sebagian besar pembaca novel jenis fiksi adalah dari kalangan remaja.Tidak heran , Gramedia Pustaka Utama menerbitkan novel fiksi jenis “TeenLit” yang banyak sekali diminati.Salahsatunya novel terjemahan yang sangat diminati di negri asalnya Inggris, yaitu novel Pulling Princes atau dalam bahasa Indonesia artinya Menggaet Pangeran karya Tyne O’Connell, seorang penulis asal Inggris.
Celementyne Rose O’Connell atau yang lebih dikenal dengan nama Tyne O’Connell adalah penulis Inggris yang telah menulis untuk publikasi seperti, Ms.Elle Inggris dan Journal.Cerita pendeknya muncul di Girls Night Out dan Kid Night In. Dia adalah kontributor Goddes Holiday.
Novel pertama O’Connell yaitu “Sex ,Lies and Litigation” yang diterbitkan di Inggris pada tahun 1996. Pada tahun 2000, ia memulai debutnya di Amerika dengan penerbitan “The Sex Was Great But . . .” yang diterbitkan oleh RDI dan diikuti oleh novel “Sex With Ex”.
Cerita O’Connell cendrung Inggris eksentrik dan mengangkat masalah aristokrat. Pada tahun 2003 O’Connell mulai menulis cerita fiksi remaja. Diantaranya, Pulling Princes, Stealing Princes, Dueling Princes & Dumping Princes. Keempat seri buku ini berfokus pada petualangan sekelompok remaja istimewa dan aristokrat Inggris dalam mendapatkan pasangan ketika sedang berada di asrama di Berkshire.
Pulling Princes diterbitkan olehBloomsburg Amerika Serikat dan Piccadilly Inggris, dan diterjemahkan kedalam 13 bahasa.
Novel ini mengisahkan kehidupan seorang remaja bernama Callypso Kelly ketika ia menimba ilmu di sekolah berasrama tertua di Inggris.Novel menggaet pangeran banyak mengangkat masalah remaja seperti masalah persahabatan dan percintaan.agar dapat mengetahui isi novel ini lebih lanjut,betikut disajikan sinopsis Pulling Princes.
Segala hal pada diri Calypso Kelly membuatnya berbeda. Dia orang Amerika dengan aksen "aneh" di sekolah putri di Inggris, dia bisa dibilang "miskin" jika dibandingkan teman-temannya yang mayoritas bangsawan Inggris, dia hobi main anggar-olahraga yang nggak masuk kamus keren cewek populer, dan dia berteman dengan Star, yang seluruh koleksi bajunya berwarna hitam.
Tapi di kelas sepuluh ini, Calypso bertekad mengubah semua itu. Ia berencana menciptakan image baru-cewek keren yang gaul. Dia sampai mengaku-ngaku dapat pacar ganteng semasa liburan musim panas! Tak disangka, rencana-rencana Calypso manjur banget. Bahkan pangeran Inggris sendiri tertarik padanya! Mungkinkah semudah itu menggaet pangeran?
Tapi di kelas sepuluh ini, Calypso bertekad mengubah semua itu. Ia berencana menciptakan image baru-cewek keren yang gaul. Dia sampai mengaku-ngaku dapat pacar ganteng semasa liburan musim panas! Tak disangka, rencana-rencana Calypso manjur banget. Bahkan pangeran Inggris sendiri tertarik padanya! Mungkinkah semudah itu menggaet pangeran?
Beberapa kekurangan buku ini yaitu,pertama novel Pulling Princes ini mengangkat budaya Inggris yang Aristokrat serta pergaulan bebas remaja yang di amggap lumrah di Inggris namun tidak sesuai dengan budaya kita dan seharusnya tidak perlu ditiru.Selain itu kata-kata yang digunakan terlalu berbelit dan mubazir sehingga seringkali meragukan.
Namun,dibalik semua kekurangan itu,ada beberapa kelebihan dalam buku ini. Cerita yang diangkat merupakan kehidupan remaja selama bersekolah.Selain itu, buku ini secara tidak langsung member pesan agar kita harus menjadi diri kita sendiri untuk diterima dalam kelompok. Novel ini juga menyinggung masalah persahabatan yang kebanyakan dialami remaja.
Intinya Buku ini telah menggambarkan penampilan, gaya dan kondisi seseorang dalam persoalan cintayang dapat merubah kehidupan pembaca.Buku ini layak dibaca oleh para remaja dan orang dewasa khususnya mengenai dunia percintaan.Namun,yang namanya novel terjemahan , pastilah ceritanya bukan cerita yang sesuai dengan budaya Indonesia. Untuk itu kita perlu memfilter diri agar tidak terpengaruh dengan budaya luar yang disajikan buku ini.Karena membaca yang menyenangkan adalah saat kita membaca dan mengambil nilai-nilai positif dalam buku ini.
Resentator:Dewi khairani
XI.IA.1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar